Assalamu'alaikum, Selamat Datang dan Selamat Membaca

Sabtu, 06 Juni 2015

“Pengemis Buta”

Setiap orang menghina dirinya.
Setiap orang melecehkannya.
Setiap orang memakinya.
Setiap orang membuangnya.
                Semua hinaan dari orang sekitarnya.
                Semua cacian yang diterimanya.
                Semua pelecehan terhadap dirinya.
                Ia balas dengan senyuman dibibirnya.
Kadang kesedihan menyelimuti wajahnya.
Hingga matanyapun tak sanggup menampung air matanya.
Lebam yang membengkakkan matanya.
Seakan menjadi pemandangan yang biasa di wajahnya.
Walau matanya tak mampu menikmati indahnya dunia.
Walau matanya tak bisa merasakan sekelilingnya.
Walau matanya hanya bisa terpejam saja.

Tapi dia terselamatkan dari sebuah dosa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar