Kali ini saya
akan memposting tentang pengalaman saya. Pengalaman pada waktu saya mencoba
mencari kebenaran dalam lembaran-lembaran kertas kuning. Pertama saya akan
mengawalinya dengan kata yang diucapkan oleh pengampu lembaran ini “ Hanya
orang muslim yang akan mendapatkan ilmu dan cahaya dari Alloh swt”. Pernyataan
tersebut menjadi acuan dalam diskusi pada malam itu. Kemudian salah satu dari
kami melontarkan pertanyaan “Apakah hanya orang yang muslim saja yang
mendapatkan ilmu dari Alloh swt ?, terus bagaimana ketika ada kasus tentang
banyak sekali orang yang non muslim tapi cerdas-cerdas ?. pertanyaan itu
membuat para pencari ilmu terdiam dan berfikir. Sang pelitapun memberikan
kesempatan bagi pencari ilmu yang ingin menjawab pertanyaan tersebut. Tiba-tiba
terdengar suara dari salah kerumunan pencari ilmu itu. “Apakah ada yang
mempunyai HandPhone (HP) android ?” sang pencari ilmu itupun mengajukan
pertanyaan pada semua orang yang hadir. “Apakah kalian semua lihat apa yang
saya bawa ? bagaimana kondisi layar HP yang saya bawa, apakah hidup atau mati ?”
Tanya sang pencari ilmu itu. “Yang kamu bawa adalah HP dan kondisi layarnya
mati” jawab semua orang yang hadir pada acara itu. “sekarang jika saya tekan
tombol ini, apakah kondisi layar HP masih mati ?” kata sang pencari ilmu sambil
menekan tombol on layar pada samping HP. “jika kamu menekan tombol itu, maka
layar HP akan hidup” jawab orang-orang yang hadir bersama-sama. “Inilah
gambaran cahaya Alloh swt yang hanya diberikan pada orang muslim, sifat dari
cahaya adalah sebagai penerang, walaupun ada orang muslim dan non muslim
sama-sama cerdas, tapi perbedaannya adalah orang yang muslim mampu mengetahui
dan memahami keberadaan Alloh swt, sebagaimana HP anda yang ada background pada
layarnya, jika layar itu off atau mati maka kalian tidak akan pernah melihat
dan mengetahui apa backgroundnya sedangkan jika layar HP itu hidup, maka kalian
akan melihat dan mengerti apa bachground HP kalian, soal dapat atau tidaknya
seseorang terhadap ilmu pengetahuan,itu tergantung pada usahanya masing-masing,
karena Alloh swt juga mempunyai sifat Ar-Rohman yaitu kasih sayang terhadap
makhluknya di dunia dan akhirat”.
Jadi kesimpulannya
kalau kita ingin mendapatkan ilmu, maka kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh
dan jika kita inginkan cahaya dari Alloh swt, maka kita harus meningkatkan
keimanan kita pada Alloh swt. Karena “Siapa yang mau menanam sesuatu dengan
sungguh-sungguh, maka kelak kamu akan memanen sesuatu itu dengan hasil yang
sangat memuaskan”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar