Assalamu'alaikum, Selamat Datang dan Selamat Membaca

Senin, 08 Juni 2015

Cahaya Alloh swt

Kali ini saya akan memposting tentang pengalaman saya. Pengalaman pada waktu saya mencoba mencari kebenaran dalam lembaran-lembaran kertas kuning. Pertama saya akan mengawalinya dengan kata yang diucapkan oleh pengampu lembaran ini “ Hanya orang muslim yang akan mendapatkan ilmu dan cahaya dari Alloh swt”. Pernyataan tersebut menjadi acuan dalam diskusi pada malam itu. Kemudian salah satu dari kami melontarkan pertanyaan “Apakah hanya orang yang muslim saja yang mendapatkan ilmu dari Alloh swt ?, terus bagaimana ketika ada kasus tentang banyak sekali orang yang non muslim tapi cerdas-cerdas ?. pertanyaan itu membuat para pencari ilmu terdiam dan berfikir. Sang pelitapun memberikan kesempatan bagi pencari ilmu yang ingin menjawab pertanyaan tersebut. Tiba-tiba terdengar suara dari salah kerumunan pencari ilmu itu. “Apakah ada yang mempunyai HandPhone (HP) android ?” sang pencari ilmu itupun mengajukan pertanyaan pada semua orang yang hadir. “Apakah kalian semua lihat apa yang saya bawa ? bagaimana kondisi layar HP yang saya bawa, apakah hidup atau mati ?” Tanya sang pencari ilmu itu. “Yang kamu bawa adalah HP dan kondisi layarnya mati” jawab semua orang yang hadir pada acara itu. “sekarang jika saya tekan tombol ini, apakah kondisi layar HP masih mati ?” kata sang pencari ilmu sambil menekan tombol on layar pada samping HP. “jika kamu menekan tombol itu, maka layar HP akan hidup” jawab orang-orang yang hadir bersama-sama. “Inilah gambaran cahaya Alloh swt yang hanya diberikan pada orang muslim, sifat dari cahaya adalah sebagai penerang, walaupun ada orang muslim dan non muslim sama-sama cerdas, tapi perbedaannya adalah orang yang muslim mampu mengetahui dan memahami keberadaan Alloh swt, sebagaimana HP anda yang ada background pada layarnya, jika layar itu off atau mati maka kalian tidak akan pernah melihat dan mengetahui apa backgroundnya sedangkan jika layar HP itu hidup, maka kalian akan melihat dan mengerti apa bachground HP kalian, soal dapat atau tidaknya seseorang terhadap ilmu pengetahuan,itu tergantung pada usahanya masing-masing, karena Alloh swt juga mempunyai sifat Ar-Rohman yaitu kasih sayang terhadap makhluknya di dunia dan akhirat”.

Jadi kesimpulannya kalau kita ingin mendapatkan ilmu, maka kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh dan jika kita inginkan cahaya dari Alloh swt, maka kita harus meningkatkan keimanan kita pada Alloh swt. Karena “Siapa yang mau menanam sesuatu dengan sungguh-sungguh, maka kelak kamu akan memanen sesuatu itu dengan hasil yang sangat memuaskan”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar