Assalamu'alaikum, Selamat Datang dan Selamat Membaca

Sabtu, 06 Juni 2015

Kemarahan dan keputus asaan yang akan menghilangkan dirimu yang sebenarnya.

Tulisan kali ini hanyalah untuk sekedar bacaan saja, jadi tulisan ini tidak pantas dijadikan sebagai refrence suatu karya ilmiah karena tulisan ini bersifat subjektif dari sang penulis yang ingin mengatakan apa yang tersimpan dalam pikirannya saja. Saya akan menjoba menghubungan antara kata yang menjadi judul di entri ini dengan kehidupan sehari-hari. Kemarahan mungkin dapat diartikan sebagai luapan kekecewaan individu ketika keinginan tidak sesuai dengan kenyataan  yang tak bisa dikontrol.
Kemarahan dan keputus asaan akan berdampak negative bagi yang melakukannya. Salah satunya yaitu bisa menghilangkan siapa diri kita yang sebenarnya (normal). Sekarang apa yang anda rasakan ketika anda marah dan putus asa ?. Apakah anda merasakan andrenalin yang besar dan tak terkontrol muncul dalam diri anda sehingga anda langsung meluapkan adrenalin itu keluar dan merasakan kekelahan setelah anda melakukannya ?, ataukah anda merasakan bahwa tidak ada orang lain yang merasakan cobaan seberat anda di dunia ini ?. Jika anda merasakan semua yang telah disebutkan ketika anda marah dan putus asa, maka kata “anda telah kehilangan diri anda”lah yang cocok buat anda. Jangan anda menyalahkan orang yang menulis maupun tulisan yang and abaca ini.
Marilah kita ungkap satu persatu dari pertanyaan-pertanyaan diatas. Apa yang membedakan anda dengan hewan ? nafsu atau akal ?, jika anda menjawab akal maka anda benar. Sekarang kita coba pikir lagi, ketika anda marah dan putus asa apakah anda menggunakan akal sehat anda untuk memikirkan jalan keluar yang terbaik ?. Jika “iya” maka anda masih menjadi diri anda, jika tidak maka apakah ada beda antara anda dengan hewan ?, maka jangan pernah salahkan ketika ada yang memanggilmu hewan ketika kamu marah dan putus asa.
Setiap masalah pasti ada jalan keluar yang menyertainya, seperti halnya sebuah teka-teki. Sesulit apapun teka-teki itu dibuat, pasti ada jawaban yang tepat untuk menjawabnya asalkan kita mau tetap tenang dan berfikir menggunakan akal sehat kita. Semoga apa yang penulis tuliskan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dan semoga kita bisa menjadi orang yang lebih bijak dan teliti.

Save You’r Self.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar