Tulisan kali ini
hanyalah untuk sekedar bacaan saja, jadi tulisan ini tidak pantas dijadikan
sebagai refrence suatu karya ilmiah karena tulisan ini bersifat subjektif dari
sang penulis yang ingin mengatakan apa yang tersimpan dalam pikirannya saja. Saya
akan menjoba menghubungan antara kata yang menjadi judul di entri ini dengan
kehidupan sehari-hari. Kemarahan mungkin dapat diartikan sebagai luapan
kekecewaan individu ketika keinginan tidak sesuai dengan kenyataan yang tak bisa dikontrol.
Kemarahan dan
keputus asaan akan berdampak negative bagi yang melakukannya. Salah satunya
yaitu bisa menghilangkan siapa diri kita yang sebenarnya (normal). Sekarang apa
yang anda rasakan ketika anda marah dan putus asa ?. Apakah anda merasakan
andrenalin yang besar dan tak terkontrol muncul dalam diri anda sehingga anda
langsung meluapkan adrenalin itu keluar dan merasakan kekelahan setelah anda
melakukannya ?, ataukah anda merasakan bahwa tidak ada orang lain yang
merasakan cobaan seberat anda di dunia ini ?. Jika anda merasakan semua yang
telah disebutkan ketika anda marah dan putus asa, maka kata “anda telah
kehilangan diri anda”lah yang cocok buat anda. Jangan anda menyalahkan orang
yang menulis maupun tulisan yang and abaca ini.
Marilah kita
ungkap satu persatu dari pertanyaan-pertanyaan diatas. Apa yang membedakan anda
dengan hewan ? nafsu atau akal ?, jika anda menjawab akal maka anda benar. Sekarang
kita coba pikir lagi, ketika anda marah dan putus asa apakah anda menggunakan
akal sehat anda untuk memikirkan jalan keluar yang terbaik ?. Jika “iya” maka
anda masih menjadi diri anda, jika tidak maka apakah ada beda antara anda
dengan hewan ?, maka jangan pernah salahkan ketika ada yang memanggilmu hewan ketika
kamu marah dan putus asa.
Setiap masalah
pasti ada jalan keluar yang menyertainya, seperti halnya sebuah teka-teki. Sesulit
apapun teka-teki itu dibuat, pasti ada jawaban yang tepat untuk menjawabnya
asalkan kita mau tetap tenang dan berfikir menggunakan akal sehat kita. Semoga apa
yang penulis tuliskan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dan semoga kita
bisa menjadi orang yang lebih bijak dan teliti.
Save You’r Self.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar