Assalamu'alaikum, Selamat Datang dan Selamat Membaca

Jumat, 12 Februari 2016

Siapa yang SALAH ???

Ketika saya selesai menaruh ransel di meja, saya langsung dikejutkan oleh sebuah pertanyaan. Walaupun pertanyaan itu sangat sederhana, tetapi butuh pemahaman yang luar biasa untuk menjawabnya. Sayapun seakan tidak percaya ketika pertanyaan itu terucap oleh teman yang tidak kritis. Pertanyaan itu adalah "Siapa Yang Salah kang ?", pertanyaan yang tak terduga oleh saya.

Kemudian dia mulai memaparkan alasan kenapa dia bertanya seperti itu kepada saya. Ini semua karena ada 3 orang yang masih duduk dibangku sekolah ( SD ) mencoba membobol jok motor yang diparkir didepan pondok kami. Saya seakan-akan tak percaya mendengar penjelasannya, tapi ketika saya buktikan kebenaran informasinya, ternyata memang benar semua yang telah diucapkan oleh teman saya itu. Sayapun terdiam dan menanyakan pertanyaan yang sama pada diri saya sendiri. Kenapa anak seumuran itu sudah melakukan hal yang tidak pantas ? terus siapa yang salah disini ?.

Saya mulai menggunakan otak saya untuk berfikir tentang fenomena yang baru saja terjadi didepan mata saya itu. Dan akhirnya saya menemukan jawaban atas peristiwa itu lalu saya utarakan pada teman saya, " Begini kang, di daerah ini sebagian masyarakatnya sibuk bekerja, terutama bagi orang tua yang sudah mempunyai anak dan menyekolahkan anaknya. Mereka hanya ingin menyukupi kebutuhan jasmaniah tanpa memperdulikan kebutuhan rohaniah anak-anaknya. Jadi yang terpenting hanyalah anaknya bisa sekolah dan makan saja, mereka tidak mementingkan bagaimana prestasi, tingkah laku, pergaulan, dan juga keimanan anak tersebut. Jadi yang terjadi seperti apa yang anda lihat kang ". Jawaban atas pertanyaan teman saya.

Sayapun melanjutkan keterangan saya " Jadi kita harus ingat bahwa manusia memiliki 2 kebutuhan, kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kedua kebutuhan itu haruslah seimbang dalam memenuhinya kang, supaya terjadi keseimbangan dalam kehidupan manusia tersebut. Kita juga harus ingat bahwa anak adalah titipan dari Tuhan yang harus kita rawat dengan sebaik-baiknya karena kelak kita akan dimintai tanggung jawab atas semua yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita".

Ini hanya sebagian kecil dari fenomena yang terjadi disekitar kita, apakah kita harus diam saja melihat fenomena ini atau kita akan memperbaikinya dengan memulai dari diri kita sendiri ?. Itu hanyalah pilihan yang harus kita pilih, karena hidup itu sendiri adalah suatu pilihan dan setiap pilihan mempunyai konsekuensi yang harus kita terima dan jalankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar